• Tag Archives Lomba
  • Masuk Nominasi Otonomi Award 2016, Lurah Kedungkandang mengusung Taman Edukasi

    otologoMalang [23/03/2016]; Penyelenggaraan event bergengsi “OTONOMI AWARD LURAH DAN CAMAT” kembali digelar. Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kota Malang bekerja sama dengan Jawapos – Radar Malang mengusung tema “Transformasi Kota Malang Menuju Smart City”, di mana kriteria penilaian Otonomi Award tahun ini lebih menitik beratkan pada peran Lurah – Camat beserta para stakeholder dalam menciptakan inovasi di masing-masing bidang sesuai konsep dan parameter Smart City.

    Event ini diikuti oleh 57 Kelurahan dan 5 Kecamatan yang ada di Kota Malang, dan dilaksanakan dalam beberapa tahapan penilaian, yakni :

    • Tahap pemeriksaan kelengkapan berkas, dokumen, dan data pendukung
    • Tahap Expose Lurah Camat dan Stakeholder
    • Tahap Visitasi Lapangan
    • Tahap Uji Panel, dan
    • Tahap Pengumuman Pemenang

    Adapun bidang-bidang yang dikompetisikan adalah :

    • Bidang Pendidikan
    • Bidang Kesehatan Masyarakat
    • Bidang Ekonomi Masyarakat
    • Bidang Keamanan dan Ketertiban
    • Bidang Partisipasi Masyarakat
    • Bidang Lembaga Masyarakat
    • Bidang Pemerintahan, dan
    • Bidang Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga

    Pada event yang sudah terselenggara selama 2 tahun berurut-turut, di tahun ini Kelurahan Kedungkandang untuk kali pertama berhasil mencuri perhatian Tim Juri sampai tahap visitasi Lapangan, serta menjadi Nominasi untuk kategori Bidang Lembaga Masyarakat bersama-sama dengan Kelurahan Sukun dan Kelurahan Bandungrejosari.

     

    IMG_20160323_123817
    Uji Panel Otonomi Award Lurah Camat se Kota Malang Thn 2016

     

    Dan, bertempat di Balaikota Malang, pada Selasa, 23 Maret 2016, Lurah Kedungkandang, Dwi Patrianto, S.Psi mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pemaparan terkait dengan bidang Lembaga Masyarakat yang dinominasikan di tahap Uji Panel.

    Dalam kesempatan pemaparan, Lurah Kedungkandang menyampaikan berbagai capaian-capaian Lembaga Masyararakat yang ada di wilayah kerjanya selama kurun waktu 2014-2015 , sekaligus juga peran dan kiprah Lurah dalam mendukung inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh masing-masing lembaga masyarakat. Pada kesempatan yang sama dipaparkan juga beberapa inovasi yang mendukung konsep Smart City dari Kelurahan Kedungkandang, diantaranya adalah pembangunan Taman Edukasi yang terletak di wilayah RW. III, Kelompok Wira Usaha Baru Hulu Hilir – Pengolahan Limbah Plastik yang dikelola oleh Baitul Mal “Al-Amin” dari RW IV, Sarana sanitasi masyarakat – IPAL KOMUNAL yang ada di RW.VI, Pembangunan Gedung Sarana Lingkungan RW.V, dan Strategi Tanggap Darurat Bencana

     

    20160228_105308a
    Taman Edukasi RW III Kelurahan Kedungkandang

     

    Pada sesi tanya jawab dari uji panel ini, Lurah Kedungkandang menanggapi pertanyaan dari salah seorang Juri yang menanyakan tentang konsep pembangunan Taman Edukasi dan aktifitas Unit Pengolahan Limbah Plastik yang dikelola oleh Baitul Mal. “Kesemuanya berawal dari harapan dan kebutuhan masyarakat. Dalam hal tersebut, peran Lurah adalah memberikan motivasi, rekomendasi, dan fasilitasi sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku”, ungkap Lurah Kedungkandang yang juga memiliki bakat dan piawai bermain musik ini.

    Pada uji panel ini Lurah Kedungkandang tampil dengan percaya diri di hadapan 5 orang Juri yang terdiri dari unsur akademisi, Pemerintah Kota Malang, Radar Malang, Praktisi dan PKK Kota Malang tanpa. Meski tampil seorang diri tanpa satupun pendamping, Lurah Kedungkandang mampu membuat Tim Juri tersenyum lebar. Dengan gaya yang “Sedikit Serius Banyak Canda” plus ditunjang dengan slide materi paparan yang banyak menampilkan dokumentasi/foto dan animasi.

    Di sesi akhir, disampaikan oleh Lurah Kedungkandang bahwa apa yang sudah dipaparkan dalam Uji Panel Lomba OTONOMI AWARD LURAH-CAMAT Tahun 2016 adalah sekelumit dan sebagian kecil dari potensi inovasi yang dimiliki oleh Lembaga Masyarakat Kelurahan pada khususnya dan masyarakat Kelurahan Kedungkandang pada umumnya. Masih banyak potensi-potensi dari Kelurahan Kedungkandang yang belum terpotret dan terekam secara eksplisit. Semoga ke depan, akan semakin banyak inovasi-inovasi dari Kelurahan Kedungkandang yang berkualitas, bermanfaat, dan memiliki daya kompetisi.

    [admin]
  • Semarak Peringatan Hari Ibu ke 87 dan Maulid Nabi 1437H

     hari ibuMinggu (13/12/2015), Bertempat di Aula dan Pelataran kantor Kelurahan Kedungkandang, Tim Penggerak PKK dan para ibu di lingkungan Kelurahan  Kedungkandang menggelar acara peringatan Hari Ibu Nasional ke 87 tahun 2015 dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriyah.
    Acara Hari Ibu yang dirancang oleh ibu-ibu PKK Kelurahan mengusung Tema “Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan serta Peran Ibu Dalam Keluarga dan Masyarakat”, kegiatan ini dilaksanakan dan dihadiri oleh ibu-ibu Tim Penggerak PKK Kelurahan, Kelompok PKK RW/RT serta warga sekitarnya, dan melaksanakan serangkaian acara antara lain :

    1. Lomba Sholawat Nabi

    2. Lomba Merangkai Bunga

    3. Lomba Masak berbahan dasar singkong, dan

    4. Gelar busana nasional

    maulidDalam kegiatan lomba-lomba tersebut, panitia pelaksana selain menunjuk 3 orang kader PKK Kelurahan yang berkompeten di bidang yang dilombakan, juga mendatangkan juri lomba dari Tim Penggerak PKK Kecamatan Kedungkandang, serta Bpk. H. Qodir selaku tokoh agama dan tokoh masyarakat Kelurahan Kedungkandang.
    Beberapa sambutan disampaikan mengawali acara tersebut, diantaranya adalah sambutan dari Ketua Panitia Pelaksana, sambutan dari Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Kedungkandang Ny. Rahardian Saras Juwita,S.Psi, sambutan dari Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kedungkandang yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Ibu Satrio yang selain sebagai pengurus PKK Kecamatan, juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Sawojajar.
    Sambutan terakhir sekaligus membuka acara disampaikan oleh  Lurah Kedungkandang, Dwi Patrianto,S.Psi, yang menuturkan bahwa sejarah  Hari Ibu berawal dari  berkumpulnya para pejuang perempuan mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I pada tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta yang dikenal Kongres Wanita Indonesia (Kowani), di mana kemudian oleh Presiden Soekarno menetapkan tanggal 22 Desember  sebagai Hari Ibu melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959.
    “Selamat Hari Ibu, jadilah Ibu yang mulia dalam keluarga maupun masyarakat”..kuliner
    Selain memperingati Hari Ibu Nasional yang ke 87 di mana pada acara tersebut para ibu-ibu dan undangan yang lain mengenakan busana nasional, juga memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang sedianya akan kita peringati bersama pada beberapa hari ke depan, tanggal 24 Desember 2015.

    Sebagai bentuk rasa syukur akan nikmat Allah, dan untuk menghormati perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam mensyiarkan dan menegakkan agama Islam, serta agar umat Islam semakin mencintai Rasulnya, maka pada gelar acara ini disajikan kegiatan lomba Sholawat Nabi antar ibu-ibu kader PKK se Kelurahan Kedungkandang.bunga

    Tidak kalah meriah, lomba kreasi menu berbahan dasar singkong dan lomba merangkai bunga digelar di pelataran kantor Kelurahan Kedungkandang. Para peserta yang juga terdiri dari kader-kader terbaik dari masing-masing RW menunjukkan kebolehannya

    Acara berlangsung dengan meriah, tidak kurang dari 150 undangan dan warga sekitar menyemarakkan suasana. Seusai lomba-lomba digelar, para juri-juri pun berdiskusi untuk memilih siapa-siapa yang layak untuk menjadi yang terbaik. Disela-sela diskusi para juri, acara diisi dengan hiburan alunan nada dan lagu oleh kader PKK Kelurahan.lomba

    Semoga peringatan Hari Ibu dan  Maulid Nabi Muhammad SAW dapat membawa kebaikan bagi kita semua.. Amiin